Rabu, 05 April 2017

Praktikum 5 Animasi 3D - Adding Flare, Particles, Vignette, and Chrome Aberration

Nama : M Idris Setiawan
Nrp : 4103151004
Kelas : 2 MMB A



1. Tujuan

Pada tahap ini, bertujuan untuk menambah detail dari animasi logo dari praktikum sebelumnya. Dengan cara menambahkan flare dan particles. Kemudian menambahkan lens effect seperti vignette dan chrome aberration.

2. Alat

1. Maxon Cinema 4D R16
2. Adobe After Effects CC 2015
3. Knoll Light Factory
4. Trapcode Particular
 
3. Bahan

Hasil praktikum sebelumnya

4. Dasar Teori

Flare // Flare merupakan pyroteknik yang menghasilkan cahaya terang (api)/panas yang intens tanpa disertai ledakan. Flare disini seperti percikan cahaya api kecil yang menyala. Ini digunakan supaya objek yang dibuat terlihat menyala.

Particles // merupakan butiran-butiran kecil yang biasanya digunakan sebagai efek seperti kunang-kunang maupun sebagainya. Pada umumnya, particle ini berbentuk butiran bulatan kecil yang dapat diatur jumlahnya sesuai keinginan.

Vignette // merupakan penggelapan pada sudut-sudut frame yang terlihat seperti bingkai foto. Sedangkan Chrome Abberation atau sering dikenal dengan chromatic adalah "warna fringing" atau "purple fringing” dimana kita bisa memberi efek warna red, green dan blue

Chrome Aberration // atau disebut juga "Color Fringing" adalah penyimpangan fokus warna yang diakibatkan oleh kegagalan lensa kamera dalam menjatuhkan titik fokus semua warna tepat pada sensor. Hal ini ditimbulkan karena focal length untuk masing-masing panjang gelombang adalah berbeda.


5. Tugas Praktikum

Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, lakukan hal berikut:
Tambahkan Flare
Tambahkan Particles
Tambahkan Vignette

Tambahkan Chrome Aberration


6. Petunjuk Praktikum 

Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum
Menambahkan flare menggunakan Knoll Light Factory
Menambahkan particle menggunakan Trapcode Particular
Menambahkan lens effect Vignette
Menambahkan lens effect Chrome Aberration


Kesimpulan
Kesulitan dibagaian instalasi library khusus. Lumayan susah bagi saya, untuk penentuan titik key frame harus pas agar hasil sesuai dengan toturial, di hasil praktikum ini mohon maaf bila aga bleset dari ketentuan karna mencoba untuk menyesuaikannya lumayan sulit.


Hasil Praktikum







Pedoman praktikum :

http://www.mohhasbias.com/prak-05-adding-flare-particles-vignette-and-chrome-aberration/

Sumber :
http://www.kompasiana.com/helmuts/no-flare-no-party-guys_54f84244a33311ae608b4fb1
http://www.kelasfotografi.com/2015/10/mengenal-vignette-dan-cara-mengatasinya.html
https://photographylife.com/what-is-chromatic-aberration

Selasa, 04 April 2017

Praktikum 4 Animasi 3D - Camera Depth, Multi Pass Render, dan Compositing using AE

Nama : M Idris Setiawan
Nrp : 4103151004
Kelas : 2 MMB A


1. Tujuan
Pada praktikum ini, mahasiswa diajak untuk ngincip dikit tentang Compositing menggunakan After Effects. Dimulai dengan Render Setting di C4D kemudian dilanjut pada kegiatan compositing di AE.

2. Alat
Maxon Cinema 4D R16
Adobe After Effects CC 2015

3. Bahan
hasil praktikum sebelumnya

4. Dasar Teori
Gunakan pertanyaan berikut untuk menuliskan dasar teori yang relevan

Jelaskan yang dimaksud dengan Camera Depth?
Jelaskan yang dimaksud dengan Multi Pass Rendering? Jelaskan yang dimaksud dengan DOF? 

Jelaskan yang dimaksud dengan Compositing?

Jelaskan yang dimaksud dengan Camera Depth!
Camera depth digunakan untuk mengatur pembagian area yang blur dan fokus dengan sedikit pengaturan tertentu didalam cinema 4D didapat area fokus yang ditujukan pada objek utama

Jelaskan yang dimaksud dengan Multi Pass Rendering!
Multipass render adalah teknik yang banyak digunakan dalam industri CGI profesional, dan telah menjadi lebih dan lebih umum digunakan dalam komunitas grafis umum. Multipass render memiliki banyak keunggulan dibandingkan single pass rendering, yang memungkinkan lebih banyak kontrol atas setiap elemen dari adegan, kontrol yang lebih baik atas tampilan akhir adegan, dan membuat tweaker dan menyesuaikan gambar akhir atau animasi lebih mudah dan lebih sedikit waktu mengkonsumsi rendering adegan sekaligus dan harus kembali membuat seluruh menyesuaikan rincian kecil atau melakukan perubahan

Jelaskan yang dimaksud dengan DOF!
Dalam optik , terutama yang berkaitan dengan film dan fotografi, depth of field (DOF), juga disebut rentang fokus atau rentang fokus yang efektif, adalah jarak antara benda terdekat dan terjauh dalam sebuah adegan yang muncul diterima tajam dalam foto. Meskipun lensa justru bisa fokus hanya pada satu jarak pada suatu waktu, penurunan ketajaman bertahap pada setiap sisi jarak fokus, sehingga dalam DOF, unsharpness ini tak terlihat di bawah kondisi tampilan normal.

Jelaskan yang dimaksud dengan Compositing
Compositing adalah kombinasi dari unsur-unsur visual dari sumber terpisah menjadi gambar tunggal, sering untuk menciptakan ilusi bahwa semua elemen adalah bagian dari adegan yang sama. Penembakan live-action untuk compositing adalah berbagai disebut "chroma key", "blue screen", "layar hijau" dan nama lain. Saat ini, kebanyakan, meskipun tidak semua, compositing dicapai melalui manipulasi gambar digital. Teknik compositing pra-digital, bagaimanapun, kembali sejauh film trik Georges Méliès pada akhir abad ke-19, dan beberapa masih digunakan.

5. Tugas Praktikum
Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, lakukan hal berikut:
- Multi Pass Rendering untuk logo, obyek sekunder, background, dan depth
- Import masing-masing image sequences ke AE.
- Implementasi DOF di AE menggunakan effect Camera Lens Blur

6. Petunjuk Praktikum

Untuk mengerjakan praktikum ini saya melihat tutorial pada link ini : http://www.mohhasbias.com/prak-04-camera-depth-multi-pass-render-dan-compositing-using-ae/

7. Kesimpulan
Pada praktikum kali ini perlu memahami tentang layer "Luma" pada after effect karna belum lancar dalam menggunakan luma tersebut masih perlu sering dicoba dan latihan


Hasil praktikum :









Minggu, 19 Maret 2017

Praktikum 3 - Secondary Assets, Logo Movement, F-Curves

Nama : M Idris Setiawan
Nrp : 4103151004
Kelas : 2 MMB A


Praktikum 3 - Secondary Assets, Logo Movement, F-Curves


Alat yang dibutuhkan :
- Adobe Illustrator CC
- Maxon Cinema 4D R16
- Adobe After Effect CC
- Bandicam


Langkah langkah :

Tujuan
Pada praktikum ini, belajar tentang elemen yang bisa ditambahkan pada sebuah animasi 3D yaitu Secondary Assets dan Movement. Pada praktikum ini, penambahan movement diperdetail dengan menggunakan F-Curves.

Bahan
hasil praktikum sebelumnya
asset sekunder download

Dasar Teori
Gunakan pertanyaan berikut untuk menuliskan dasar teori yang relevan
Fungsi Secondary Assets
Secondary Assets adalah aset sekunder yang kita gunakan pada animasi. secondary assets ini merupakan objek lama yang digunakan untuk membuat animasi baru namun tidak berperan sebagai objek utama, tapi sebagai objek tambahan.

Fungsi F-Curves
F-Curves ini merupakan salah satu tools untuk memperhalus gerakan pada Cinema 3D. Dapat mengatur cepat lambat dari pergerakan animasi. jika pada After Effect kita menggunakan Easy Ease, maka di Cinema 4D ini kita menggunakan F-Curves.

Tugas Praktikum
Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, lakukan hal berikut:
Tambahkan secondary Assets
Tambahkan kompleksitas gerakan pada asset utama (logo)
Haluskan gerakannya menggunakan F-Curves

Petunjuk Praktikum
Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum
Menambahkan secondary assets menggunakan cloner dan helix path
Menambahkan kompleksitas gerakan assets utama (logo)
Memperhalus gerakan menggunakan F-Curves
Hasil Praktikum

Animasi Logo - Prak 3.1 Helix Path and Cloner Converted 





Animasi Logo - Prak 3.2 Menambahkan Secondary Asset 



Animasi Logo - Prak 3.3 F Curves





Praktikum 2- Camera Path, Lighting, and Material

Nama : M Idris Setiawan
Nrp : 4103151004
Kelas : 2 MMB A

Praktikum 2-  Camera Path, Lighting, and Material


Alat yang dibutuhkan :
- Adobe Illustrator CC
- Maxon Cinema 4D R16
- Adobe After Effect CC
- Bandicam

Langkah langkah :

TUJUAN
Pada praktikum ini, mengupas tentang elemen yang bisa ditambahkan pada sebuah animasi 3D yakni Camera Path, Lighting, Material. Camera path diimplementasikan menggunakan spline. Lighting menggunakan Physical Sky dan Area Light.


BAHAN 
Logo PENS. Silahkan download dari Pedoman Identitas PENS 
Motion guide yang ada pada flash biasanya digunakan untuk membuat animasi yang mengikuti sebuah lintasan tertentu. Kali ini yang bergerak adalah objeknya. Sedangkan pada camera path yang digunakan pada cinema4D yang bergerak merupakan arah frame terhadap objek dari sisi depan kamera sehingga memunculkan kesan sinematik.

Apasih Perbedaan Physical Sky dan Area Light ?
Physical Sky adalah proses pemberian warna pada backgrund. Tetapi yang membedakan pada background pada umumnya adalah, pada physical sky kita memberikan warna sebagai background berdasarkan waktu yang dapat kita setting (sesuai dengan praktikum kali ini).
Area light merupakan proses pemberian cahaya terhadap objek. Jika dapat diibaratkan. Area light merupakan matahari sedangkan physical sky adalah langit sehinggan objek yang kita buat dapat terlihat karena adanya bantuan area light.

PRAKTIKUM 
Pada animasi logo PENS yang sudah kalian buat sebelumnya, tambahkan:
a. Pergerakan kamera menggunakan teknik camera path
b. Lighting sederhana dan mudah menggunakan Physical Sky dan Area Light

HASIL PRAKTIKUM
Kesimpulan
Pada percobaan praktikum ke 2 ini, saya menemukan hal unik pada bagian Physical Sky. Dimana menemukan cahaya pada frame. Dan susah-susah gampang pada bagian Area Light dan Material, karena mengapa? dibagian Area Light saya harus menemukan posisi cahaya yang akan ter-ekspos terang dan gelapnya. Dan harus menemukan moment yang yang tepat pada cahaya tersebut sehingga hasilnya akan nampak keren dan realistis.

Referensi 
Logo Animation in Cinema 4D and After Effects
http://www.mohhasbias.com/





The Making :



Selasa, 14 Maret 2017

Praktikum 1 Animasi 3D - Logo 3D 360 (Turn Table Animation)

Nama : M Idris Setiawan
Nrp : 4103151004
Kelas : 2 MMB A

Praktikum 1- Logo 3D 360 (Turn Table Animation)

Alat yang dibutuhkan :
- Adobe Illustrator CC
- Maxon Cinema 4D R16
- Time Lapse Assembler

Langkah langkah :

Tracing Logo menggunakan illustrator
  1. Buka software Adobe Illustrator lalu buat lembaran baru dengan ukuran A4
  2. Kemudian pliih import pada tab file untuk mamasukkan gambar logo yang akan di tracing
  3. Setelah itu untuk layer gambar logo silahkan di kunci terlebih dahulu agar tidak tergeser ketika melakukan tracing
  4. Lalu buat layer baru dan pilih pen tool untuk melakukan tracing, ikuti pola gambar dengan baik dan rapi
  5. Setelah selesai simpan file dengan versi illustrator 8 agar bisa dibuka di cinema4D
  6. Membuat logo 3D menggunakan Cinema 4D dari file illustrator
  7. Buka software cineme4D, kemudian pilih open pada tab file dan pilih file tracing logo yang sudah dibuat di illustrator
  8. Lalu tambahkan extrude tiap object, dan pilih caps pada extrude object dan atur sebagai berikut : start dan end di ganti dengan Fillet cap lalu nilai steps dan radius ubah menjadi 3 dan 1cm


Membuat animasi 360 derajat
  1. Setelah itu pada rotation(h) ubah 0 derajat pada 0f dan 360 derajat pada 90f
  2. Coba klik tombol play untuk melihat animasinya


Merender animasi ke dalam file movie (mp4)
  1. Jika sudah selesai klik tombol edit render setting dan atur sebagai berikut : pada output ganti preset menjadi HDV/HDTV 720 29,97, frame range menjadi full frames. Dan pada save pilih lokasi penyimpanan dan ganti format menjadi jpeg.
  2. Jika sudah tutup jendela tersebut dan kemudian klik tombol render to picture viewer
  3. Tunggulah beberapa menit sampai selesai
  4. Lalu buka softwae time lapse assembler untuk menyatukan hasil renderan tadi
  5. Kemudian choose folder dari hasil renderan tersebut
  6. Klik encode dan akan muncul jendela baru lalu beri nama untuk hasil video pada kolom save as.

Referensi, tutorial dan semua materi mengikuti di web :

http://www.mohhasbias.com/

Hasil Praktikum Minggu ke 1 : 



Senin, 21 November 2016

AE Walk Cycle (Puppet Tool) - Praktikum 12


Nama : M Idris Setiawan
Nrp : 4103151004
Kelas : 2 MMB A

Alat/Software yang dibutuhkan :

- Adobe After Effect cc 2015

Langkah-Langkah : 

Saya membuat asset desain menggunakan Photoshop, mulai dari bg tebing tebing, bebatuan, mobil, karakter dan lain sebagianya. Bagi beberpa part agar bisa di animasikan di after effect nantinya :
1. Save as ke .psd awan
2. Save as ke .psd bagian bebatuan dan tebing
3. Save as ke .psd bagian mobil
4. Save as ke .psd bagian karakter


Gambar 1. Bagian awan

Gambar 2. Bagian tebing dan asset lainnya

Gambar 3. Bagian Mobil

Setelah selesai membuat seluruh asset desain maka kita bisa lanjut ke step selanjutnya yaita mulai menggerakkan animasi di After Effect,


Gambar 4. Setting Key frame jeda 1 detik
Gambar 5. Sebuah walk cycle yang memiliki kriteria berikut Pose Lengkap :
Contact Down Up Passing

Gambar6.Copy pasti keyframe yang sudah dibuat


Sekarang tiba bagian menyenangkan: membuat tarian karakter. Kita bisa melakukan ini dengan keyframing karakter dari waktu ke waktu dengan cara yang sudah dijelaskan sebelumnya, untuk merekan animasi secara realtime. Ini ada fungsi salah satu fitur keren Puppet Tool pada After effect. Berikut hasil praktikum yang sudah saya kerjakan



Pre Compose Walkcycle


Full Render



Refrensi Tutorial yang saya gunakan,
AE Walk Cycle (Puppet Tool) Part 2

https://www.youtube.com/watch?v=4Xlzwa6k6F8

Senin, 14 November 2016

The Puppet Pin Tool in After Effects - Praktikum 11

Nama : M Idris Setiawan
Nrp : 4103151004
Kelas : 2 MMB A

Alat yang dibutuhkan :

- Adobe After Effect cc 2015
- 1 Buah PC/Imac
- Mouse


Langkah langkah :

Step 1 - Set Up the After Effects Project

Icon orang yang akan saya gunakan. Dan saya akan bekerja di 1920 x 1080 pixels untuk ukuran video frame size. Warna latar belakang comp saya adalah hitam:


Step 2 - Start Rigging the Character

Langkah berikutnya adalah untuk rig karakter dengan the Puppet Pin Tool, yang berarti untuk mengatur poin bahwa kita akan menjiwai. Puppet Pin Tool bekerja adalah bahwa pengaturan titik Pin awal hingga beberapa pin lainnya. Anda kemudian dapat menambahkan poin Pin tambahan untuk menentukan sendi dan pusat titik pointnya. Setelah itu, Anda dapat memindahkan Pin sekitar (termasuk keyframing mereka), dan pixel bawah jala akan warp dan menekuk dengan mesh, hampir seolah-olah gambar anda goyang kanan kiri.




Jadi, untuk memulai, pilih Puppet Pin Tool dari toolbar dan klik pada object orang:

Step 3 : Add More Control Points

Selanjutnya kita ingin menambahkan beberapa poin Pin tambahan. Titik-titik ini berfungsi sebagai titik kontrol animasi dan menetapkan batas untuk pengaruh poin lain pada mesh. Namun, Anda tidak perlu terlalu banyak poin untuk animasi sederhana. Dalam kasus saya, saya hanya akan memiliki sosok bergoyang pinggul, tetapi menjaga kakinya di tempat. Jadi, aku benar-benar hanya perlu Pins di kedua kaki (untuk menjaga mereka di tempat), satu di pinggul (yang akan menjadi titik animasi utama kami), dan satu di kepala di dekat leher, yang akan membiarkan kepala bergerak bersama dengan tubuh tetapi juga membantu menjaga di tempat, sehingga tidak sepenuhnya sinkron dengan tubuh:


Step 5 : Dance 


Sekarang tiba bagian menyenangkan: membuat tarian karakter. Kita bisa melakukan ini dengan keyframing karakter dari waktu ke waktu dengan cara yang biasa, tapi jauh lebih menghibur untuk merekam animasi secara realtime. Ini adalah salah satu fitur keren Puppet Pin Tool ini.





Berikut hasil video rendernya




Sumber tutor : https://www.macprovideo.com/hub/after-effects/cartoon-animation-in-after-effects-the-puppet-pin-tool